Selain personel, Basarnas juga mengangkut bantuan logistik berupa beras, mie instan, serta air mineral untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar warga yang terdampak banjir dan longsor.
“Setibanya di Aceh, bantuan tersebut akan segera didistribusikan ke wilayah-wilayah yang membutuhkan,” lanjut Fazzli.
Untuk mendukung kelancaran operasi penyelamatan, Kansar Tanjungpinang turut mengirimkan peralatan pendukung seperti rescue truck, rescue car type 2, perahu karet, serta motor tempel (mopel).
“Seluruh peralatan ini disiapkan untuk menjangkau lokasi terdampak yang sulit diakses akibat genangan air maupun akses jalan yang tertutup material longsor,” ungkapnya.
Basarnas menegaskan bahwa pengerahan personel dan bantuan dari berbagai daerah merupakan upaya bersama untuk mempercepat penanganan bencana dan memastikan keselamatan masyarakat.
Dengan penguatan operasi SAR di Aceh, diharapkan proses evakuasi, penyelamatan, dan distribusi bantuan dapat berjalan lebih optimal sehingga kondisi masyarakat dapat segera pulih.

