Untuk mengukur pemahaman siswa, kegiatan ditutup dengan sesi review buku. Setiap peserta diminta menyampaikan kembali isi bacaan dan pesan yang diperoleh dari buku yang telah dibaca.
Kegiatan ini menjadi sarana melatih kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri saat berbicara di depan umum.
Kepala SMAN 1 Mantang, Iwan Muttaqin, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, program Literasi Keliling memberikan manfaat nyata dalam membangun budaya membaca di lingkungan sekolah.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini. Semoga program seperti ini terus dilaksanakan sehingga mampu meningkatkan minat baca dan wawasan peserta didik,” ungkapnya.
Melalui sinergi antara Mahasiswa KKN Desa Mantang Besar, TBM Menur 47, dan SMAN 1 Mantang, kegiatan Literasi Keliling diharapkan menjadi program berkelanjutan mampu membentuk generasi muda yang gemar membaca, berwawasan luas, dan memiliki kemampuan berpikir kritis.

