Salah seorang warga Dusun Sarangan, Desa Penakir, Rohyati (45), mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut. Menurutnya, sumur-sumur milik warga telah mengering selama sekitar satu bulan.
“Sumur-sumur warga sudah mengering sejak sebulan lalu. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk kebutuhan memasak dan minum sehari-hari,” tutur Rohyati.
Sementara itu, PMI Kabupaten Pemalang mengapresiasi langkah proaktif IKA SMANSA 94 yang turut membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan.
Sinergi antara pemerintah, organisasi sosial, komunitas, dan elemen masyarakat dinilai penting dalam mempercepat penanganan krisis air bersih yang dialami warga di sejumlah wilayah Pemalang.
Penyaluran bantuan air bersih tersebut ditandai dengan penyerahan secara simbolis kepada perwakilan warga desa.
IKA SMANSA 94 Pemalang berharap aksi solidaritas tersebut dapat terus berlanjut hingga kondisi kemarau berakhir.
Para alumni juga mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat yang masih menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih.

