HARIANMEMOKEPRI.COM — Sepanjang jalan Tepi Laut Tanjungpinang dan sekitarnya dipadati masyarakat menyaksikan BTN Kepri Moonrun 2025 depan Gedung Daerah Tanjungpinang, Sabtu (27/12/2025) malam.

BTN Kepri Moonrun 2025 ini dibagi dua kategori 10K dan 5K, dengan jumlah peserta 3.366 orang dari berbagai kalangan masyarakat.

Komisaris Independen BTN Pietra Machreza Paloh mengapresiasi BTN Kepri Moonrun 2025 pada tahun ini, ia berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan.

“Saya berharap kegiatan Moonrun ini dapat menjadi agenda tahunan, walaupun perdana tapi sangat luar biasa,” terang Pietra.

Hal senada diungkapkan Gubernur Kepri Ansar Ahmad, moonrun sebelumnya pernah dilakukan di Pulau Penyengat namun pesertanya terbatas.

“Alhamdulillah pada malam ini pesertanya sangat antusias ini dikarenakan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kepri,” jelas Ansar.

Ansar menanggapi Komisaris Independen BTN, bahwa Moonrun tersebut akan dijadikan agenda tahunan, sehingga dirinya meminta Dinas Pariwisata Kepri untuk mengevaluasi pelaksanaan BTN Kepri Moonrun 2025.

“Kita jadikan Moonrun ini kalender tahunan kita, nanti saya minta Dinas Pariwisata untuk mengevaluasi terkait acara ini supaya tahun depan pesertanya bisa dua kali lipat,” terangnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, memaparkan detail partisipasi. Sebanyak 3.366 pelari telah mendaftar untuk dua kategori utama: 10K (691 peserta) dan 5K (2.675 peserta). Kategori terbagi untuk umum dan pelajar, putra dan putri.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Bahkan, 200 peserta di antaranya adalah wisatawan dari luar daerah,” jelas Hasan

Selain run, BTN Kepri Moon Run 2025 juga dirangkai dengan berbagai kegiatan pendukung, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, hingga bazar UMKM binaan.

Untuk kategori 10 kilometer, peserta akan mengambil start di Gedung Daerah Tanjungpinang, melintasi Jalan Hang Tuah, Jalan Agus Salim, Jalan Sumatera, Jalan Yos Sudarso, Bundaran Wiratno, Jalan Lingkar Gurindam 12, Jalan Pos, Jalan Pasar Ikan, Jalan Pasar Baru, Jalan Gambir, Jalan Ketapang, Jalan Merdeka, Jalan Teuku Umar, Jalan Yusuf Kahar, hingga Jalan SM Amin dan finis kembali di depan Gedung Daerah.

Sementara itu, rute 5 kilometer dimulai dari Gedung Daerah Tanjungpinang, melewati Jalan Hang Tuah Atas dan Bawah, Jalan Lingkar Gurindam Dua Belas, putar balik di Gedung LAM, kemudian melintasi Jalan Lingkar Gurindam 12, Jalan Merdeka, Jalan Pos, Jalan Pasar Ikan, Jalan Pasar Baru, Jalan Gambir, Jalan Ketapang, Jalan Merdeka, Jalan Yusuf Kahar, Jalan SM Amin, dan berakhir di depan Gedung Daerah.