Panitia bersama aparat kepolisian, Babinsa, official, dan manajemen kedua tim kemudian melakukan mediasi agar pertandingan dapat dilanjutkan.
Setelah melalui kesepakatan bersama, wasit memutuskan pertandingan diteruskan dengan tambahan waktu selama 10 menit.
Keputusan itu menjadi momentum bagi Musai Junior FC. Memanfaatkan peluang di masa injury time, mereka sukses mencetak gol langsung disambut gemuruh ribuan suporter.
Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan Musai Junior FC keluar sebagai juara Dusun Limbung Cup VIII.
Kepala Desa Musai, M. Nazum, mengaku bangga atas perjuangan tim yang mampu menjaga fokus hingga akhir pertandingan meski sempat diwarnai ketegangan.
“Kemenangan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pemain, pelatih, manajemen tim, dan dukungan penuh masyarakat Musai. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan berprestasi di turnamen berikutnya,” ujarnya.
Dengan berakhirnya partai final tersebut, Turnamen Dusun Limbung Cup VIII resmi ditutup.

