Sebagai organisasi Islam terbesar di dunia, Presiden Jokowi mengungkapkan NU layak berkontribusi untuk masyarakat internasional.Pemerintah sangat menghargai upaya PBNU untuk ikut membangun peradaban dunia yang lebih baik dan lebih mulia.

Baca Juga: Percayakah Kamu Dengan Cinta? Berikut ini Beberapa Mitos Harus di Hindari oleh Seseorang

Apalagi sebagai organisasi islam yang mengakar kuat di masyarakat, menurut Presiden Jokowi, NU telah menjaga ketahanan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan-tantangan seperti menghadapi pandemi COVID-19, hantaman gerakan radikal, termasuk menjaga diri dari politik identitas dan ekstremisme.

“Di tengah gelombang perubahan, NU harus terdepan dalam membaca gerak zaman, membaca teknologi dan transformasi ekonomi dan menjaga tatanan sosial yang adil dan beradab,” ungkap Presiden.

Presiden Jokowi juga berharap lembaga pendidikan di NU agar mempersiapkan nahdiyin-nahdiyin muda yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) terbaru, menguasai teknologi digital yang berkembang pesat dan mampu menjadi profesional-profesional yang unggul.

Baca Juga: Titi Kamal Rubah Rambutnya Jadi Pendek Sebahu, Warganel bilang mirip artis korea Song Hye Kyo

“Selain itu, saya juga berharap agar NU merangkul dan memberi perhatian serius kepada generasi muda agar tetap mengakar kuat kepada tradisi dan adab ‘ahlul sunnah wal jamaah’ dan terus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujar Presiden.

Presiden Jokowi pun mengungkapkan rasa kagum terhadap “drumband” banser NU yang membawakan lagu “We Will Rock You”.