Dijelaskan Panglima TNI, kompleksitas tersebut menuntut TNI memiliki personel dan satuan yang adaptif. TNI tidak boleh terlena dengan berbagai kemajuan teknologi dan harus dapat mengeksploitasinya demi kemajuan TNI tidak lagi dapat bersikap tertutup. Tertutup dari segala perubahan dan kemajuan yang ada.
“Untuk itu setiap komandan satuan bertanggung jawab untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan anggotanya,” tegasnya mengingatkan.
Oleh karena itu, lanjut Panglima TNI, setiap Dansat harus terlebih dahulu memiliki kemampuan yang tinggi dan wawasan yang luas agar dapat mengarahkan dengan baik.
Waspadai upaya memecah belah, radikalisasi, maupun dampak negatif lainnya dari perkembangan lingkungan yang ada. Dalam upacara tersebut terdiri dari pasukan upacara dari Lantamal IV, RSAL Midiyanto S, Wing udara 1 , Lanudal TPI, dan Yonmarhanlan IV Tanjungpinang.
Hadir dalam upacara tersebut Pasminlog Wing Udara 1 , Kasiproga Wing udara 1, Danron 400 Wing Udara 1, Kasi Intelud Wing Udara 1, Kasidalmutu Wing udara 1, Palaksa Lanudal TPI, Danpomal Lantamal IV, Pasops Satrol Lantamal IV, Pamen gabungan Lantamal IV , RSAL , Puspenerbal Wing Udara 1.
Sumber| Dok|Â Dispen Lantamal IV Tanjungpinang

