HARIANMEMOKEPRI.COM — Ikan Hiu Tutul mati terdampar di pinggir pantai Pasar Gompong Kampung Sungai Pampan Kecamatan Batang Kapas Pesisir Selatan Sumatera Barat.

Pertama kali bangkai Ikan Hiu Tutul ini ditemukan oleh seorang nelayan bernama Ilam sekitar pukul 17:00 Wib.

Baca Juga: PSSI Tunjuk Radja Nainggolan Dan Sabreena Dressler Sebagai Duta Promosi Piala Dunia U17 Indonesia 2023

Ikan Hiu Tutul atau Ikan Hiu Paus Rhincodon Typus tersebut memiliki panjang 5 meter. Sehingga proses evakuasi ikan tersebut menggunakan alat berat.

Berdasarkan keterangan Kasubsi Humas Polres Pesisir Selatan Aiptu Doni Santoso mengatakan bahwa Ikan Hiu Tutul mati disebabkan badan ikan itu tersangkut oleh jaring nelayan.

Baca Juga: Real Madrid Dan Arsenal Lolos 16 Besar Liga Champions, Manchester United Tumbang Hadapi FC Copenhagen

“Karena sudah lama nyangkut di jaring nelayan, sehingga ikan tersebut tidak berdaya dan akhirnya mati, ucap Aiptu Doni, Rabu (8/2023).

Aiptu Doni menambahkan bangkai Ikan Hiu Tutul ini sudah di kuburkan dengan tim gabungan Dinas Balai Pengelola Sumber Daya Pesisir Selatan (DPSDPL) Sumatera Barat.

Baca Juga: Bupati Roby Serahkan Seragam Gratis Bagi Siswa Baru TK, SD dan SMP

Penguburan bangkai Ikan Hiu Tutul juga disaksikan Bhabinkamtibmas Polsek Batang Kapas dan Camat Batang Kapas serta masyarakat sekitar.

“Ikan Hiu telah di kubur dengan menggunakan alat berat excavator agar menghindari bau menyengat di pinggir pantai,” lanjutnya.

Baca Juga: Dirjen Kementerian PUPR Tinjau Pembangunan Pasar Baru KUD Tanjungpinang, Diana Kusumastuti : Sudah 86 Persen

Sebagaimana diketahui bahwa Ikan Hiu Tutul masuk dalam daftar merah untuk spesies terancam punah oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN) dengan status rentan.

Oleh karena itu, sejak 20 Mei 2013, berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18/Kepmen-KP/2013 menetapkan status hiu tutul untuk mendapatkan perlindungan penuh.

Baca Juga: Galakkan Gotong Royong Atasi Banjir Di Sejumlah Titik, Hasan Ajak Masyarakat Bersihkan Drainase Tersumbat

Ikan Hiu tutul dilindungi karena memiliki karakteristik biologi dengan pertumbuhan dan proses kematangan kelamin yang lambat sehingga rentan punah.