Di Provinsi Kepulauan Riau, pemantauan hilal dilakukan di Pantai Setumu Dompak. Kepala Stasiun BMKG Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang-Bintan, Ahmad Kosasih, menyebutkan bahwa kondisi cuaca saat pengamatan cukup cerah dan mendukung.
Namun demikian, secara teknis posisi hilal di wilayah tersebut belum memenuhi batas minimal kriteria MABIMS. Ketinggian hilal tercatat sekitar 2,5 derajat dengan elongasi 4,83 derajat.
“Secara hitungan memang masih di bawah syarat yang ditentukan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, Zoztafia, memastikan bahwa hasil rukyat di lokasi tersebut juga tidak menunjukkan adanya hilal.
“Kita sudah melakukan pengamatan bersama dan hasilnya hilal belum terlihat,” katanya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dalam menyikapi perbedaan penentuan Idulfitri yang mungkin terjadi.
Menurutnya, perbedaan metode antara hisab dan rukyat merupakan hal yang wajar dalam praktik keagamaan.
“Yang terpenting adalah tetap menjaga kebersamaan dan menjalankan ibadah dengan penuh khusyuk,” tutupnya.

