“Pemanfaatan teknologi harus dilakukan secara bijak, profesional, dan tetap mengedepankan tanggung jawab dalam penyampaian informasi kepada masyarakat,” ungkapnya.

Tak hanya membahas aspek teknis, pelatihan juga menyoroti pentingnya etika digital, akurasi informasi, serta kemampuan melakukan verifikasi data.

Hal tersebut dinilai menjadi kunci dalam menjaga kredibilitas informasi yang disampaikan kepada publik di tengah derasnya arus informasi digital saat ini.

Suasana pelatihan berlangsung dinamis dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan peserta dari berbagai satuan dan wilayah kerja.

“Beragam pengalaman serta pandangan terkait pemanfaatan AI dalam tugas kehumasan turut memperkaya materi yang disampaikan,” tutur Laksma TNI Arif Badrudin.

Melalui pelatihan ini, Koarmada I berharap seluruh personel penerangan dapat memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence secara optimal untuk mendukung tugas publikasi dan penyebaran informasi, sekaligus memperkuat profesionalisme TNI Angkatan Laut dalam menghadapi era transformasi digital yang terus berkembang.