Gatot Nurmantyo Katakan Ada Upaya Pengerdilan Terhadap TNI AD

Avatar of Administrator

- Redaktur

Sabtu, 26 Mei 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Panglima TNI

Mantan Panglima TNI

HarianMemoKepri.com, Nasional – Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menyebut saat ini ada upaya adu domba terhadap TNI dan Polri. Ia juga mengatakan ada upaya pengerdilan terhadap TNI Angkatan Darat (AD).

Hal ini disampaikannya dalam diskusi saat acara buka bersama KA KAMMI di rumah dinas Fahri Hamzah, Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu, (26/2018).

“Mengadu domba TNI dengan Polri dan mengerdilkan. Saat ini sudah terjadi pengerdilan terhadap TNI dan khususnya Angkatan Darat. Waktu itu ada yang mengatakan kepada saya, apabila Angkatan Darat sudah dikerdilkan, waspada, kamu itu adalah hal luar biasa,” kata Gatot.

Gatot menjelaskan pengerdilan yang dimaksud adalah di-bully secara karakter. “Sekarang tidak di-bully secara utuh, tapi karakternya di-bully. Jadi TNI Angkatan Darat itu pejabat-pejabat bukan yang ujuk-ujuk langsung, nggak bisa itu. Diamati terus-menerus. Untuk jadi kapten, sekolah lagi, nanti diambil 10 persen, balik lagi jadi kolonel paling maksimal diambil 2.000 dari beberapa orang,” jelas dia.

Saat dimintai konfirmasi seusai memberi materi, ia mengatakan masalah pengerdilan TNI AD itu muncul dari jawaban beberapa mahasiswa yang dikunjungi Gatot di beberapa kampus. Jawaban ini muncul ketika Gatot bertanya kepada beberapa mahasiswa tentang “Apa yang akan dilakukan mahasiswa jika Anda menjadi presiden kalau Indonesia sedang krisis energi dan air?”.

“Soal itu, saya katakan dari saya keliling kampus, saya tanyakan kepada mahasiswa, apabila Anda jadi Presiden RI dan dari analis mengatakan bangsanya akan krisis energi dan air, apa yang akan kamu lakukan?. Antara lain dari semua jawaban ada jawaban yang memecah-belah TNI-Polri dan mengkerdilkan TNI-Polri,” jelas dia.

Namun Gatot tak menjawab secara detail apakah saat ini ada yang ingin mengerdilkan TNI AD. Menurutnya, mungkin saja hal itu terjadi jika ada oknum yang bertujuan memecah-belah dan merebut Indonesia.

“Itu dari mahasiswa jawabannya. Tapi bisa saja dikatakan (ada upaya) itu tadi untuk merebut Indonesia,” pungkas dia. (Red)

Baca Juga :  Presiden Jokowi Berkunjung ke Pasar Malaya Jembrana Bali, Seorang Warga Gemetar Bertemu Langsung

Berita Terkait

Menag: Perceraian Usia Dini Rumah Tangga Masih Dominan di Indonesia
Ungkap Mafia Tanah Rp16,8 Miliar, Kapolresta Tanjungpinang Terima Penghargaan Pin Emas
Danrem 151 Binaiya Ajak Masyarakat Maluku Perkuat Sinergi Jaga Keamanan
Ombudsman Dorong DPRD Tanimbar Percepat Perbaikan Layanan Publik dan Sertifikasi Sekolah
Presiden Prabowo Lantik Dua Menteri Kabinet Merah Putih, Erick Thohir Menjabat Menpora
Wawasan Hukum Nusantara Desak Presiden Ganti Wamenaker Usai OTT KPK
Warga Mandiri Lapas Cipinang Hadirkan Ruang Belajar dan Berkarya bagi Warga Binaan
Batik Karya Warga Binaan Lapas Cipinang Laris di IPPAFest 2025, Menteri Agus Andrianto Ikut Borong

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:48 WIB

Menag: Perceraian Usia Dini Rumah Tangga Masih Dominan di Indonesia

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:35 WIB

Ungkap Mafia Tanah Rp16,8 Miliar, Kapolresta Tanjungpinang Terima Penghargaan Pin Emas

Sabtu, 8 November 2025 - 13:44 WIB

Danrem 151 Binaiya Ajak Masyarakat Maluku Perkuat Sinergi Jaga Keamanan

Sabtu, 8 November 2025 - 13:33 WIB

Ombudsman Dorong DPRD Tanimbar Percepat Perbaikan Layanan Publik dan Sertifikasi Sekolah

Rabu, 17 September 2025 - 18:46 WIB

Presiden Prabowo Lantik Dua Menteri Kabinet Merah Putih, Erick Thohir Menjabat Menpora

Berita Terbaru