Tanjungpinang – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tanjungpinang akan membentuk tiga kampung bersinar ( bersih dari narkoba ) yang menjadi target operasi kedepannya.

Dari tiga lokasi tersebut merupakan daerah yang rawan peredaran narkoba baik pengedar maupun pengguna. Hal ini disampaikan oleh Kepala BNNK Tanjungpinang AKBP Heryana S.,E. M.,H di kantornya, Selasa (22/03).

“Desa/Kelurahan yang rawan dari peredaran narkoba yakni Kampung Bugis, Melayu Kota Piring dan Teluk Keriting. Tiga target operasi kita itu nantinya akan membentuk kampung bersinar dengan cara menggandeng masyarakat maupun LSM dan sebagainya. Pembentukan inikan diketahui oleh Bu Walikota bersama stakeholder yang ada di kelurahan, sebagaimana dijelaskan Ka BNN RI yakni IBM ( Intervensi berbasis masyarakat ) itu yang akan dilaksanakan,” jelasnya.

Sejauh ini pengguna narkoba di Kota Tanjungpinang yang sangat rentan terhadap narkoba kisaran usia 19 -21 tahun dikarenakan keingintahuan tinggi.

“Tapi keingintahuan ini justru pancingan daripada pengedar narkoba. Kalau dua bulan saja dia ketergantungan maka otomatis semakin banyak pemasarannya, makanya tadi ada jadwal dari Dinas Pendidikan hampir setiap hari kita ke sekolah-sekolah,” lanjut Heryana.

Di usia ke 20 tahun, BNN masih terus bersemangat dalam memberantas narkoba khususnya di Kota Tanjungpinang.

“Makannya kita di usia sekarang ini tenaganya masih kuat bekerja keraslah untuk memberantas narkoba,” pungkasnya.