HarianMemoKepri.com, Nasional – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menyesalkan sikap pemerintah pusat yang belum juga menyatakan bencana di Lombok, Nusa Tenggara Barat, sebagai bencana nasional.

Permintaan Fahri Hamzah agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan gempa di Lombok sebagai #bencananasional justru direspon Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang meminta sumbangan kepada para gubernur se-Indonesia.

Fahri Hamzah mengatakan, surat Mendagri yang ditujukan kepada para gubernur itu diteken Senin, (20/2018).

Surat permohonan bantuan dari Mendagri yang diduga meminta bantuan dari Daerah-daerah untuk Bencana Lombok. (Foto. Ist)

Menurut Fahri, surat Mendagri itu sekaligus mengindasikan bahwa keuangan pemerintah pusat saat ini sudah sangat tertekan.

“Langkah mendagri ini mengisaratkan bahwa keuangan pusat sudah cukup tertekan. Sehingga lagi2 terciduk hrs meminta ke daerah,” tulis Fahri Hamzah di akun twitternya.

Surat Mendagri Tjahjo Kumolo yang meminta bantuan ke pemerintah daerah menunjukkan pemerintah ingin menyerah dan lempar handuk.

“Kalau pemerintah pusat mau lempar handuk, lebih baik terbuka dan jujur. Biar kita sekalian galang sumberdaya masyarakat saja. Negara Gak usah ikut. Kalau memang nggak sanggup,” ujar Fahri Hamzah. (Red/Sumber : Gelora.co)