HARIANMEMOKEPRI.COM — Banjir Pesisir Selatan Sumatera Barat masih terus terjadi akibat guyuran hujan deras sejak sore hingga malam.
Adapun wilayah yang terendam Banjir Pesisir Selatan ini terjadi pada wilayah Nagari Setara Nanggalo, Kecamatan Koto XI Tarusan, Nagari Laban Baru Salido dan Nagari Taratak Lumpo, Kecamatan IV Jurai Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
Selain Banjir Pesisir Selatan dan longsor, curah hujan deras yang menguyur, juga terjadi jalan terban (roboh) jalan lintas Painan – Padang tepatnya di Nagari Kampung Jongah, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan Doni Gusrizal melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) Defri Siswandi mengatakan, Banjir Pesisir Selatan terjadi di Kecamatan Koto XI Tarusan dan IV Jurai.
“Banjir paling parah terdapat di Nagari Setara Nanggalo, Kecamatan Koto XI Tarusan, dimana tinggi air sampai lutut orang dewasa sekitar 50 hingga 120 cm. Banjir yang tinggi ini menggenangi ruas jalan lintas Padang-Painan,” ungkap Defri, Kamis (17/2023) malam.
Ia menuturkan, saat ini Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, sedang berada di lokasi banjir untuk melakukan asesmen dan sekalian Penanganan evakuasi warga kalau memang harus perlu di evakuasi.
“Tim sudah melakukan assessment dan evakuasi korban dilokasi banjir,” ujarnya.
Lanjut Defri, selain Banjir Pesisir Selatan, longsor juga terjadi di Jalan Nasional Painan ke Padang, tepatnya di Kampung Jongah, Nagari Duku Utara, Kecamatan Koto XI Tarusan.
“Kondisi terkini ratusan rumah terendam banjir. Dan jalan Painan ke Padang belum bisa di lewati karna banjir dan longsor menutup ruas jalan,” pungkasnya.

