HARIANMEMOKEPRI.COM – Batik karya Warga Binaan Lapas Kelas I Cipinang mencuri perhatian di ajang Indonesian Prison Products and Arts Festival (IPPAFest) 2025.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto bahkan langsung memborong dua potong kain batik tulis dan cap saat mengunjungi stan Batik Lintas 5 di Aloha Pasir Putih, PIK II, Jakarta, Sabtu (9/8/2025).

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menyampaikan bahwa momen ini menjadi wujud kepercayaan dan penghargaan terhadap kreativitas Warga Binaan.

“Batik ini lahir dari latihan, ketekunan, dan semangat untuk berubah. Kami ingin menunjukkan bahwa di balik tembok penjara, ada kreativitas dan harapan yang terus berkembang,” katanya.

Menteri Agus mengaku terkesan dengan corak dan kualitas Batik Lintas 5. Menurutnya, produk ini tidak kalah bersaing dengan batik yang dijual di pasaran.

“Batik Lintas 5 punya karakter khas dan dibuat sepenuhnya oleh tangan terampil Warga Binaan. Saya bangga melihat kreativitas ini tumbuh di lingkungan pemasyarakatan,” ujarnya.

Selain batik, stan Lapas Cipinang juga memamerkan miniatur kapal pinisi, kerajinan tangan kreatif, serta aneka kuliner dari 5PM Café.

Kehadiran rombongan ibu-ibu SERUNI Kabinet Merah Putih turut memeriahkan suasana. Beberapa dari mereka bahkan langsung membeli batik untuk koleksi pribadi.

Dengan mengusung tema “Merdeka Kreativitas, Walau Tempat Terbatas”, IPPAFest 2025 menjadi ajang promosi karya seni dan produk kreatif dari seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Indonesia.

Lapas Cipinang pun menegaskan komitmennya membina keterampilan Warga Binaan melalui semangat PRIMA – Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel.