“Tidak ditemukan indikasi kekerasan atau hal mencurigakan. Berdasarkan pemeriksaan awal, kondisi kapal dinyatakan aman,” katanya.

Berdasarkan informasi yang diterima dari Bea Cukai, kapal tersebut diketahui berlayar dari Taiwan menuju Filipina sebelum akhirnya mengalami insiden di laut lepas.

Seluruh awak kapal disebut telah dievakuasi menggunakan jalur udara dan dipulangkan ke Taiwan.

Saat ini, kapal masih berada di sekitar perairan belakang Pulau Besar Pekajang dengan pengawasan ketat dari unsur TNI AL. Penanganan lanjutan akan dilakukan setelah kondisi cuaca memungkinkan.

“Kami berharap pihak terkait segera mengambil langkah konkret. Jika terlalu lama dibiarkan, dikhawatirkan akan muncul potensi gangguan keamanan atau tindakan tidak bertanggung jawab,” pungkas Azmi.