Salah satu contohnya adalah penggunaan pil KB yang mengandung hormon estrogen dan progesteron untuk mencegah ovarium melepaskan sel telur.

Setelah menghentikan penggunaan KB, butuh waktu lama agar siklus menstruasi kembali normal.

Baca Juga: Manfaat Buah Mengkudu Bagi Kesehatan

2. Obesitas

Kelebihan berat badan dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon, yang mengganggu siklus menstruasi.

Menurut penelitian, wanita dengan indeks massa tubuh 35-30 cenderung mengalami masalah dalam siklus menstruasinya.

3. Stres

Stres dapat menyebabkan beberapa penyakit hingga ketidakseimbangan hormon. Hal ini dapat mempengaruhi jadwal siklus menstruasi.

Selain itu, stres akan memengaruhi kerja hipotalamus, yaitu bagian otak yang bertugas mengatur siklus menstruasi. Untuk mencegahnya, lakukan teknik relaksasi dan olahraga teratur.

Baca Juga: Mengenal kelebihan dan Kekurangan Minuman Kopi

4. Penyakit Kronis

Penyakit yang berhubungan dengan perubahan hormonal seringkali dapat mempengaruhi siklus haid seseorang. Misalnya, diabetes mengakibatkan perubahan gula darah yang tidak stabil.