HARIANMEMOKEPRI.COM — Pernahkah anda mengalami Gejala Alergi Keringat ? Apakah anda bingung bagaimana cara mengatasi Gejala Alergi Keringat dan cara mengatasinya?

Berikut ini adalah penyebab Gejala Alergi Keringat.

Pada sebagian orang, berkeringat yang merupakan mekanisme alami tubuh justru dapat menimbulkan reaksi alergi. Kondisi inilah yang dikenal dengan Gejala Alergi Keringat.

Baca Juga: Berikut Ini Ramalan Dua Zodiak Tentang Cinta,Karir dan Keuangan, Apakah Anda Termasuk ?

Lalu bagaimana Gejala Alergi Keringat bisa terjadi pada tubuh kita ?

Gejala Alergi Keringat ditandai dengan munculnya ruam kemerahan yang terasa gatal (biduran) saat tubuh berkeringat. 

Biduran dapat muncul di seluruh bagian tubuh, tetapi paling sering muncul di area yang mudah berkeringat, seperti wajah, dada, punggung bagian atas, dan lengan. Umumnya biduran akan menghilang dalam 1–2 jam.

Baca Juga: Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Batam Raih Juara Tingkat Regu Pramuka Penggalang IV Tahun 2023

Meskipun jarang terjadi, Gejala Alergi Keringat juga dapat menimbulkan reaksi alergi berat atau anafilaksis. Gejala-gejala anafilaksis meliputi:

Diare

Produksi air liur berlebih

Sakit kepala

Kliyengan

Tekanan darah rendah

Detak jantung lebih cepat

Sesak napas

Kram perut

Mengi.

Baca Juga: Sri Mulyani Minta Bubarkan Klub Motor BlastingRijder DJP ? Berikut Ini Instruksinya

Jika Anda atau kerabat anda mengalami anafilaksis akibat Gejala Alergi Keringat, segera kunjungi atau bawa ke fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan penanganan secepatnya.

Gejala Alergi Keringat disebabkan oleh keringat yang muncul saat suhu tubuh meningkat. Peningkatan suhu tubuh dipicu oleh aktivitas-aktivitas tertentu, seperti berolahraga, mengonsumsi makanan pedas, berendam atau mandi air hangat, maupun terpapar sinar matahari langsung.

Baca Juga: Apakah Aura Kasih Sedang Galau Ingin dilindungi ? Ternyata Ini Penyebabnya, Simak Selengkapnya

Hingga saat ini mekanisme terjadinya Gejala Alergi Keringat masih belum diketahui secara pasti. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa Gejala Alergi Keringat berhubungan dengan respons sistem saraf di tubuh.

Ada pula penelitian yang menyatakan bahwa Gejala Alergi Keringat terjadi akibat adanya peningkatan produksi histamin ketika suhu tubuh meningkat dan tubuh berkeringat.

Histamin kemudian melebarkan pembuluh darah, sehingga terbentuklah biduran yang merupakan reaksi alergi.

Terdapat beberapa pilihan pengobatan alami yang bisa dilakukan untuk meredakan rasa gatal dan kemerahan akibat Gejala Alergi keringat, di antaranya adalah

Baca Juga: Apakah Aura Kasih Sedang Galau Ingin dilindungi ? Ternyata Ini Penyebabnya, Simak Selengkapnya

Mengoleskan gel lidah buaya pada biduran

Berendam atau mandi dengan oatmeal

Jika pengobatan alami belum mampu mengatasi Gejala Alergi Keringat yang Anda alami, konsumsi obat medis yang diresepkan oleh dokter dapat menjadi langkah selanjutnya.

Sebagai langkah awal, biasanya dokter akan meresepkan obat antihistamin yang kerap digunakan untuk meredakan alergi.

Beberapa contoh obat dari golongan ini adalah cetirizine, diphenhydramine, fexofenadine, atau loratadine.

Baca Juga: 8 Skin Terbaru Pada Game Mobile Legends di Bulan Februari 2023, Penasaran ? Simak Penjelasannya

Bila antihistamin juga belum efektif untuk mengurangi keluhan, dokter akan meresepkan obat jenis lain, yaitu

Antagonis H2

Penghambat leukotrien

Imunosupresan

Penghambat beta

Scopolamine topikal

Omalizumab.

Baca Juga: Tingkatkan Kemampuan Fisik Serta Agenda Latihan Rutin, Lanud RHF Tanjungpinang Adakan Family Gathering

Cara mencegah Gejala Alergi Keringat adalah dengan menghindari pemicunya, yaitu keringat.

Penderita alergi ini dapat menghindari berkeringat dengan melakukan cara-cara berikut ini:

Hindari paparan sinar matahari langsung dalam waktu yang lama.

Hindari berada di ruangan yang panas dengan sirkulasi udara yang buruk.

Baca Juga: Walikota Tanjungpinang Rahma Membuka Pembinaan Serta Pelatihan 2P Forum Anak Kota Tanjungpinang

Hindari konsumsi makanan pedas.

Hindari minum minuman beralkohol atau minuman panas.

Hindari mandi dengan air hangat, berendam di air panas, atau melakukan sauna.

Ketika berolahraga, istirahatlah sejenak saat tubuh mulai berkeringat.

Baca Juga: Mengenal Sejarah Singkat GP Ansor di Nahdlatul Ulama, Lantas, Apa itu GP Ansor?

Jaga ruangan tempat beraktivitas tetap sejuk.

Kenakan pakaian yang longgar.

Apabila Anda kerap mengalami biduran saat berkeringat dan ingin memastikan apakah kondisi yang dialami adalah Gejala Alergi Keringat atau bukan, periksakan diri Anda ke dokter. 

Nantinya, dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk memastikan penyebab kondisi yang anda alami, serta menyarankan penanganan yang sesuai.***