KESEHATAN (HMK) — Mie instan menjadi salah satu makanan favorit sejuta umat dari kalangan bawah, menegah, hingga atas.

Selain karena rasanya yang enak, harga mie instan juga sangat terjangkau dan proses pembuatannya pun sangat praktis.

Pastinya kita pernah mendengar bahwa mie instan adalah sumber penyakit.

Ungkapan tersebut tidak sepenuhnya salah, sebab mie instan memang bisa menyebabkan sakit jangka lama.

Mie instan tidak boleh dikonsumsi terlalu sering layaknya kita mengonsumsi nasi setiap hari.

Baca Juga: Emosi yang Terlalu Lama Dipendam Dapat Memperburuk Kesehatan

Makan mie instan pun dipercaya lebih nikmat jika dicampur dengan bahan makan lainnya.

Terkait hal ini, terdapat beberapa bahan yang justru memiliki efek berbahaya jika dikonsumsi bersamaan dengan mie instan.

1. Makan mie instan dengan nasi

Ada orang yang menganggap aneh makan mie instan dengan nasi, namun ada pula yang menganggapnya wajar.

Anggapan yang mulai mewajarkan makan mie instan dengan nasi inilah yang berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Baca Juga: Gejala Panic Attack dan Faktor Penyebabnya

Parahnya, kebiasaan ini bisa meningkatkan resiko terkena penyakit diabetes.

Pada dasarnya, mie instan dan nasi merupakan sumber karbohidrat yang tinggi.

Mengonsumsi keduanya bersamaan hanya akan membuat tubuh melebihi batasan kalori hariannya (rata-rata wanita Asia 1200-1500 kalori, pria Asia 1800-2200 kalori).

Satu porsei mie instan setara 400 kalori, jumlah yang sama dengan satu porsi ukuran sedang.

Perpaduan karbohidrat dari mie instan dan nasi dapat menaikkan indeks glikemik.

Indeks glikemik inilah yang membuat gula dalam darah melonjak drastis dan menyebabkan diabetes.

Baca Juga: DKI Masih Terbanyak Dengan 159 Kasus Covid-19

2. Makan mie instan dengan sambal oplosan

Pada dasarnya, mengonsumsi saus sambal boleh-boleh saja sebenarnya, asal kita yakin kalau saus yang kita telan adalah saus berkualitas baik.

Namun akan berbeda kasus jika yang dikonsumsi ialah sambal oplosan yang tidak jelas bahan bakunya.

Makan mie instan menggunakan sambal oplosan bisa menyebabkan mual-mual, sakit perut, hingga bab tak beraturan.

Hal ini biasa terjadi jika mengonsumsi mie instan yang tidak dibuat sendiri atau beli diluar rumah.

Baca Juga: DKI Masih Terbanyak Dengan 159 Kasus Covid-19

Bagi sebagian warung menggunakan saus sambal oplosan demi menekan modal mereka karena harganya yang murah.

Banyak pedagang membeli saus sambal dalam bungkusan refill dan tinggal mengisinya berulang kali ke botol yang sama.

Lebih bijak mengonsumsi saus sambal yang sudah tertera nomor register dari Badan Pengawasan Obat Dan Makanan (BPOM) yang pasti sangat aman untuk kita konsumsi.

1. Saus sambal palsu biasanya lebih kental ketimbang saus sambal yang asli.

2. Saus sambal yang asli biasa terbuat dari cabai dan tomat.

3. Untuk rasa, saus sambal palsu terasa lebih ringan.

4. Melihat kemasan adalah cara paling mudah mengenali apakah saus sambal yang akan Anda konsumsi aman atau tidak.***