Ansar juga menekankan pentingnya mengenang kontribusi para pahlawan dan tokoh nasional asal Kepulauan Riau. Salah satu yang disebut adalah Raja Ali Haji yang disemayamkan di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang.
Menurutnya, Raja Ali Haji memiliki peran besar dalam merajut dan membina bahasa Melayu yang kemudian menjadi salah satu fondasi penting bagi lahirnya bahasa Indonesia.
“Beliau merajut dan membina bahasa Melayu hingga menjadi pondasi utama lahirnya bahasa Indonesia, bahasa yang menjadi instrumen pemersatu bangsa yang merekatkan ribuan suku dan tradisi di bumi Nusantara,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ansar menyampaikan berbagai upaya Pemprov Kepri bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program Asta Cita Presiden.
Salah satunya melalui penguatan wilayah perbatasan dengan sosialisasi kebangsaan berbasis sekolah yang telah menyasar sekitar 15 ribu pelajar di Provinsi Kepri.
Di bidang ketahanan pangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kepri disebut telah terealisasi sebesar 87,47 persen dengan jumlah 239 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di kabupaten/kota.

