HARIANMEMOKEPRI.COM – Pengurus Kelompok Kerja (Pokja) News Room Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resmi dikukuhkan di Agro Beach Resort, Bintan, Rabu (26/8/2026).
Pengukuhan tersebut dilakukan Sekretaris Jenderal SMSI, Makali Kumar, sebagai bagian dari upaya memperkuat jejaring pengawasan dan pendampingan pembangunan desa melalui kolaborasi media, pemerintah, dan Kejaksaan.
Kepengurusan Pokja News Room Jaksa Garda Desa SMSI Kepri dipimpin Rinaldi Samjaya sebagai Ketua, Zabur Anjasfianto sebagai Sekretaris, dan Allib Murniman sebagai Bendahara.
Sementara itu, Anwar Saleh Harahap dipercaya sebagai Penanggung Jawab News Room, Syamsul Paloh sebagai Penanggung Jawab Bidang Bisnis, Nov Iwandra sebagai Penanggung Jawab Media Sosial, Toto Sumito sebagai Penanggung Jawab Wilayah, serta Fajri HM sebagai Penanggung Jawab Publikasi dan Pelatihan.
Dalam kegiatan yang sama, Ketua SMSI Kepri Rinaldi Samjaya turut melantik kepengurusan Pokja News Room Jaksa Garda Desa tingkat kabupaten dan kota se-Kepulauan Riau.
Sesuai ketentuan organisasi, Ketua, Sekretaris, dan Bendahara SMSI di masing-masing daerah secara ex officio menjadi pengurus Pokja News Room Jaksa Garda Desa di wilayahnya.
Sekretaris Jenderal SMSI Makali Kumar mengatakan, program News Room Jaksa Garda Desa dibangun melalui sistem jejaring nasional yang menghubungkan tingkat pusat hingga desa.
Sistem tersebut diharapkan mampu mendeteksi berbagai persoalan yang muncul di desa sejak dini sehingga penyelesaiannya dapat dilakukan sebelum berkembang menjadi persoalan hukum.
“Program ini dibentuk agar berbagai persoalan di desa dapat diurai sejak awal. Tujuannya bukan mencari kesalahan, tetapi memberikan solusi sehingga pengelolaan pembangunan desa berjalan sesuai aturan,” ujar Makali.
Ia menjelaskan, alur koordinasi dimulai dari News Room Pusat, kemudian diteruskan kepada koordinator tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan yang membawahi jaringan desa.
Informasi yang dihimpun selanjutnya akan terintegrasi dalam satu sistem nasional untuk memudahkan pemantauan, pendampingan, serta pengambilan langkah penyelesaian secara cepat.
Menurut Makali, program yang diinisiasi Kejaksaan Agung tersebut juga menjadi bagian dari upaya memastikan pengelolaan dana dan aset negara di desa berlangsung secara transparan, efektif, dan akuntabel.
Dorong Pencegahan Penyimpangan
Wakil Ketua Umum SMSI Bidang Kajian Strategis dan Inovasi Kebijakan, Yono Hartono, menilai kehadiran News Room Jaksa Garda Desa merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam penggunaan dana maupun aset desa.
Ia menyebutkan, setiap desa nantinya akan memiliki News Room yang berfungsi mendokumentasikan berbagai aktivitas pemerintahan dan pembangunan desa.
Kepala desa menjadi penanggung jawab pengelolaan platform tersebut, sementara News Room desa akan terhubung dalam jejaring SMSI sebagai bagian dari sistem informasi nasional.
“Seluruh aktivitas pembangunan desa akan terdokumentasi dan terhubung dalam jejaring nasional. Dengan demikian, potensi persoalan dapat diketahui lebih awal dan diselesaikan melalui pendekatan pembinaan,” katanya.
Jadi Mitra Strategis Pemerintah dan Kejaksaan
Ketua Pokja News Room Jaksa Garda Desa SMSI Kepri, Rinaldi Samjaya, berharap kepengurusan yang baru dikukuhkan dapat menjadi penghubung informasi sekaligus mitra strategis pemerintah dan Kejaksaan dalam mengawal pembangunan desa.
Menurutnya, Pokja News Room Jaksa Garda Desa diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara media, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan aparat penegak hukum dalam mendorong tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik.
“Kehadiran kami bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memberikan edukasi, pendampingan, dan meningkatkan kesadaran hukum agar pembangunan desa berjalan lebih transparan serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Rinaldi.
Ia juga mengingatkan seluruh pengurus Pokja di tingkat kabupaten dan kota agar tetap menjaga profesionalisme dan independensi serta mengedepankan pemberitaan yang objektif dan edukatif.
Rinaldi mengibaratkan News Room Jaksa Garda Desa sebagai mitra strategis Kejaksaan di tingkat desa, sebagaimana Kepolisian memiliki Bhabinkamtibmas dan TNI memiliki Babinsa.
“Sinergi antara pemerintah, Kejaksaan, dan media merupakan modal penting untuk menciptakan pembangunan desa yang transparan, akuntabel, serta tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

