HARIANMEMOKEPRI.COM — Gubernur Kepri Ansar Ahmad menandatangani prasasti peresmian selesainya pekerjaan ini di Gerbang Bandara RHF Tanjungpinang, Sabtu (30/12/2023) pagi.
Hal ini dilakukan mengingat pekerjaan Penataan Kawasan Jalan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Kota Tanjungpinang tahun 2023, telah selesai dilaksanakan.
Dimana pekerjaan tahun ini merupakan tahapan tahun kedua meliputi Peningkatan Jalan dan Lampu Bandara RHF, dengan nilai kontrak Rp10,5 miliar. Sementara tahun 2022 lalu pekerjaan yang diselesaikan meliputi revitalisasi Pedestrian dan Median Jalan.
Menurut Gubernur Kepri Ansar Ahmad, di tahun 2024 nanti penataan kawasan ini akan tetap dilanjutkan. Ia menegaskan penting sebab sebagai pintu masuk ibukota provinsi, harus pula menjadi ikon yang dapat dibanggakan.
“Tahun 2024 kita masih menambah lagi menyambung ini sedikit ke sana, supaya nanti tempat karcis parkir kondisinya lebih mendukung. Jadi nanti yang bertugas di bawah kalau hujan pun dia tidak kebasahan. Kita juga menambah lagi nanti menata lampu-lampunya yang di ujung” jelas Ansar.
Ansar juga menjelaskan, kawasan Bandara RHF Tanjungpinang telah dihiasi 60 pohon bunga sakura yang sudah ditanam. Dan telah ditanam bunga tanjung dan pohon pinang sebagai simbol identitas ibukota.
“Saya sudah tugaskan Dinas Pertanian jangan lengah, pelihara itu betul-betul pupuknya dijaga supaya nanti ini jadi kawasan Sakura seperti di kijang. Kiri kanan kita tanam pohon pinang dan pohon bunga tanjung, supaya ada identitas Tanjungpinangnya” kata Ansar.
Ansar pun mengucapkan terima kasih karena pembangunan tersebut juga didukung penuh oleh DPRD Provinsi Kepri, serta seluruh pihak terkait yang juga mendukung selesainya pekerjaan ini.
“Mudah-mudahan kerjasama kita semua, Tanjungpinang sebagai ibukota Provinsi Kepri ini ke depan performanya bisa lebih baik. Jadi kota kecil yang indah yang rapi dan dirindukan oleh orang untuk nanti datang ke Tanjungpinang” ucap Gubernur Ansar.
Terakhir, Gubernur Kepri Ansar Ahmad berpesan kepada masyarakat untuk ikut menyukseskan Pemilu serentak yang tak lama lagi akan diselenggarakan.
Untuk masa depan Indonesia yang lebih baik. Sebab menurutnya saat ini Indonesia telah dianggap berhasil membangun daya saing infrastrukturnya di mata dunia.
“Kita sudah berjalan ke beberapa negara seperti Singapura, Malaysia, Jepang, China kemarin untuk dukungan pembangunan Kepri. Mereka semua mengapresiasi Indonesia karena Indonesia berhasil membangun daya saing infrastruktur diantara negara-negara di dunia ini” ungkap Gubernur.

