Harian Memo Kepri | Anambas — Menuju era New Normal, daerah mulai akan menerapkan peraturan baru, yaitu penerapan normal baru menyesuaikan masyarakat dengan tatanan baru dalam beraktivitas.
Diketahui, pemerintah pusat telah mengambil kebijakan melalui berbagai kajian mendalam dan telah memutuskan untuk memasuki fase era normal baru atau lebih populer dengan sebutan new normal meskipun Covid-19 belum berlalu.
Mengenai itu, Desa Teluk Siantan, Kecamatan Siantan Tengah melaksanakan sosialisasi menuju era new normal pencegahan Covid-19 oleh Tim Gugus Tugas Kabupaten Kepulauan Anambas terhadap Tim Relawan Desa.
Kepala Desa Teluk Siantan, Ismaya Lokadi mengatakan tujuan diadakan acara ini, untuk memberikan pemahaman atau pengetahuan Khusus bagi tim relawan desa terkait dengan era new normal.
“Sehingga diharapkan masing-masing individu anggota tim relawan dapat menyampaikan ke masayarakat perihal kehidupan normal baru ini, juga memberikan contoh bagi warga masyarakat atas apa yang harus kita lakukan dalam rangka pencegahan Covid-19,” ucap Kades Ismaya Lokadi di Balai Dusun Air Nangak, Sabtu (04/2020).
Terakhir Ia menyampaikan kepada semua peserta sosialisasi agar mengikuti dengan baik, “mari kita simak dan memahami apa yang disampaikan oleh narasumber, karna ini semua akan menjadi sesuatu yang berharga buat kita serta keluarga,” Tuturnya.
Peserta Sosialisasi Menuju Era New Normal di Balai Dusun Air Nangak (Pinni/HMK)
Sementara itu, Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris SH dalam kesempatannya mengatakan berdasarkan petunjuk dan intruksi dari Pemerintah Pusat, zona hijau boleh melakukan aktivasi dan boleh untuk mengajukan New Normal.
“Alhamdulillah, Anambas saat ini, masih bersatuskan zona hijau. Maka dari itu, kita akan menyongsong kehidupan baru, yaitu New Normal, ucap Bupati Haris.
New Normal ini dilakukan untuk meningkatkan kembali ekonomi masyarakat yang sebelumnya melosot dikarnakan Covid-19 yang memaksakan pemerintah harus menutup sementara akses transportasi masuk ke Kabupaten Kepulauan Anambas.
“Setelah kita berkoordinasi dan diskusi, bahwasanya kalau kita terus meladeni Virus Corana ini, khawatir kita pertama ekonomi akan lumpuh, kedua masyarakat semakin hari semakin takut dengan keadaan, maka dari itu akses transportasi kembali dibuka,” tutur Bupati Haris.
Untuk itu, pentingnya sosialisasi yang dilakukan sekarang ini, agar semua masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas kembali beraktivitas kembali seperti biasanya dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah.











