Harian Memo Kepri | Anambas – Medco E&P Natuna  bersama Yayasan Umar Kayam terus mendukung pelestarian budaya Melayu Pesisir melalui pendampingan penguatan tata artisitik di Festival Padang Melang 2019.

Festival ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Provinsi Kepulauan Riau pada ‪17-20 Juli 2019‬ di Pantai Padang Melang, Desa Batu Berapit, Kecamatan Jemaja. Tahun ini merupakan penyelenggaraan yang keempat kali dengan tajuk ‘Helat Budaya Melayu Pesisir’.

Selain pendampingan, Medco E&P Natuna bersama Premier Oil Indonesia dan Star Energy akan melakukan berbagai kegiatan sosialisasi serta edukasi di ruang pameran.

Beberapa kegiatan tersebut adalah sosialisasi Industri Hulu Migas di KKA, kampanye ‘Memancing dengan Selamat di Laut’, penyediaan fasilitas pemeriksaan darah hasil kerja sama dengan Dinas Kesehatan KKA dan kampanye pengurangan pengunaan plastik.

Sosialisasi tersebut ditujukan kepada siswa Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Pertama di KKA serta pengunjung festival.


Menurut Drajat Panjawi, Vice President Relations & Security Medco E&P Natuna Ltd, Potensi kebudayaan dan tradisi Anambas ini akan dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

“Kami yakin, Festival Padang Melang merupakan media yang efektif untuk mempromosikan keindahan KKA kepada wisatawan lokal dan mancanegara,” ucap Drajat panjawi.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti Saat Buka Langsung Festival Padang Melang di Anambas (Pinni)

Perusahan ini juga berbagi pengetahuan tentang keselamatan, kesehatan, dan lindung lingkungan.

“Kami harap, pesan yang disampaikan Perusahaan untuk terus menjaga keselamatan nelayan dengan tidak beraktivitas dalam area 500 meter dari anjungan lepas pantai ketika sedang melaut dapat tersampaikan dan diimplementasi,” ujar Drajat panjawi.

Penulis | Pinni