Sementara itu, Deputi Bappenas RI, Medrilzam, mengaku terkesan dengan upaya Pemerintah Provinsi Kepri dalam menjaga kawasan bersejarah tersebut.

“Pulau Penyengat punya potensi besar sebagai kawasan berbasis sejarah dan budaya. Ini bisa menjadi kekuatan ekonomi daerah,” ujarnya.

Bappenas juga memastikan akan mendorong kajian lanjutan guna memperkuat arah pengembangan kawasan tersebut.

Namun, ia menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh menghilangkan nilai-nilai asli yang menjadi daya tarik utama Pulau Penyengat.

“Kita ingin manfaat ekonominya terasa, tetapi keaslian sejarahnya tetap terjaga,” katanya.

Pulau Penyengat dikenal sebagai salah satu pusat peradaban Melayu yang menyimpan jejak sejarah penting, sekaligus menjadi magnet wisata budaya di Provinsi Kepulauan Riau.