Harian Memo Kepri | Anambas — Masa Pandemi Covid-19, Kecamatan Siantan Utara merayakan hari jadi perdana di tahun 2020 cukup sederhana, dengan melakukan pengajian bersama di Masjid Darussalam berlangsung hikmat, Jum’at (03/2020).
Perayaan tersebut tidak lepas dari protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah.
Camat Siantan Utara, Tarmizi mengatakan, selama satu tahun hingga saat ini pelayanan dan keamanan terhadap masyarakat masih dalam keadaan aman dan kondusif.
“Sejauh ini belum ada keluhan dari masyarakat. Kedepannya akan diupayakan melakukan peningkatan terhadap pembangunan perekonomian masyarakat,” ucap Camat Tarmizi.
Ia juga mengatakan pihaknya telah melakukan secara intensif terhadap sosialisasi pendidikan terkait protokol kesehatan kepada seluruh masyarakat yang terdiri dari 3 desa, yaitu Desa Mubur, Desa Piasan, dan Desa Bayat
“Alhamdulilah, masyarakat kami sangat patuh terhadap peraturan protokol kesehatan. Perlu diketahui, saat ini beberapa warga yang berada di Desa Bayat dan Dusun Palah diserang penyakit malaria,” Sebutnya.
Tarmizi mengungkapkan, untuk kebutuhan arus listrik di kecamatan ini telah dialiri listrik selama 14 jam khususnya Desa Mubur dan Desa Piasan.
“Kami belum memiliki gedung kantor camat, gedung puskesmas, embung dan akses jalan untuk konektivitas sebagai penghubung antar desa,” Ungkapnya.
Perayaan HUT Perdana Kecamatan Siantan Utara mengikuti Protokol Kesehatan
Sementara itu, Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris SH mengatakan, akibat pandemi covid-19 sejumlah program yang telah dianggarkan saat ini mengalami penundaan akibat adanya pergeseran anggaran untuk penanganan Covid-19.
“Kita juga harus prihatin karena seluruh daerah hingga dunia mengalami wabah Virus Korona. Makanya kita lakukan pergeseran anggaran sekitar Rp 53 Miliar,” ucap Bupati Haris.
Ia juga mendukung terkait usulan yang disampaikan oleh camat tersebut khususnya empat program itu. Apalagi pembangunan embung yang menampung air untuk disalurkan kepada masyarakat. Diketahui air sebagai kebutuhan dasar utama masyarakat.
“Target kita kedepannya seluruh kecamatan harus ada embung. Sebab ketersedian air sebagai kebutuhan dasar masyarakat,” tutur Bupati Haris.
Ia juga menyampaikan bahwa Kecamatan Siantan Utara ini berstatus sebagai wilayah perbatasan. Konsentrasi pembangunan terhadap wilayah yang masuk sebagai status perbatasan maka diprioritaskan oleh anggaran pusat.
“Wilayah ini diuntungkan berstatuskan sebagai wilayah perbatasan. Kedepannya akan lebih banyak pembangunannya,” pungkas Bupati Haris.

