Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad berharap para perawat di Kepri bisa terus meningkatkan kualitas dan kompetensi sebagai perawat. Terlebih sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, tugas mandatori yang diemban pemerintah daerah adalah aspek kesehatan.

Bahkan Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad menjanjikan akan mengalokasikan anggaran Rp 500 juta di tahun 2024 untuk PPNI agar bisa menyelenggarakan kegiatan yang sama di tahun depan.

Baca Juga: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi: Kehadiran Kapal ini Mempermudah Mobilitas Masyarakat

“Kita ingin PPNI secara rutin menggelar kegiatan seperti ini, jadi tahun depan kita bantu dengan anggaran dari kita,” kata Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad

Sementara itu,  Dr Harif Fadhillah mengatakan, ToT terintegrasi merupakan implementasi program kerja di 2022.

“Tujuan dari ToT ini meningkatkan koordinasi, komunikasi antar pengurus internal PPNI serta menyamakan gerak langkah dalam menyikapi persoalan khususnya berkaitan dengan kesejahteraan perawat,” ucap Dr Harif Fadhillah.