Ia juga meninjau kawasan industri Bintan yang menjadi bagian dari program Two Countries, Twin Parks (TCTP)  kolaborasi pengembangan kawasan industri antara Bintan Industrial Estate (BIE) dan Fujian, Tiongkok.

Dubes Wang menyambut positif usulan kebijakan bebas VoA karena diyakini dapat meningkatkan arus wisatawan kedua negara.

“Tiongkok sudah lebih dulu bekerja sama dengan Malaysia melalui kebijakan bebas visa. Kami berharap hal serupa bisa diterapkan antara Indonesia dan Tiongkok melalui Kepri sebagai pintu gerbang utama,” katanya.

Selain sektor pariwisata, Dubes Wang juga menyinggung potensi kerja sama di bidang perikanan dan migas, termasuk rencana peninjauan langsung ke Blok Natuna.

“Jika potensi ini dimanfaatkan dengan baik, akan memberi manfaat besar bagi kedua negara, khususnya bagi Kepri yang memiliki potensi luar biasa,” tuturnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Luki Zaiman Prawira, Kadis Pariwisata Hasan, serta Kadis PMPTSP Hasfarizal.