“Hal ini menjadi pengingat bahwa upaya membangun budaya K3 harus terus diperkuat untuk menekan angka kecelakaan kerja,” ujarnya.

Peringatan Bulan K3 Nasional 2025 juga sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita, yakni mewujudkan Indonesia yang berdaulat, maju, dan sejahtera melalui pembangunan manusia yang unggul dan produktif.

Oleh karena itu, industri diharapkan dapat mengantisipasi risiko baru akibat perkembangan teknologi dan perubahan pola kerja yang berpotensi mempengaruhi kesehatan fisik dan mental tenaga kerja.

Sekdaprov Kepri juga menegaskan bahwa penerapan SMK3 di berbagai sektor industri harus lebih dari sekadar administratif, namun juga mendorong terbentuknya budaya K3 yang kuat dan berkelanjutan.

“Ada tiga budaya K3 yang harus dikembangkan, yaitu budaya pemimpin yang tidak mudah menyalahkan pekerja (just culture), budaya pelaporan insiden K3 (reporting culture), serta budaya perbaikan sistem kerja secara berkelanjutan (learning & improving culture). Dengan budaya ini, diharapkan pekerja semakin peduli terhadap K3, berpartisipasi aktif, dan sistem produksi menjadi lebih andal,” jelas Adi Prihantara.