“Tersangka mengaku mendapatkan bayaran RM1.300 atau sekitar Rp5 juta untuk satu kali pengantaran,” tambahnya.

Berdasarkan hasil uji laboratorium, cairan tersebut mengandung senyawa MDMB-4en-Pinaca, yang merupakan turunan cannabinoid sintetis atau lebih dikenal sebagai ganja sintetis.

“Liquid ini memang terlihat seperti cairan vape biasa, namun efek dan reaksinya jauh lebih kuat karena penggunaannya melalui alat bantu,” jelas Hamam.

Ia menambahkan bahwa modus penyelundupan narkotika saat ini semakin beragam, termasuk dengan mengubah bentuk narkoba agar sulit terdeteksi.

“Para pelaku sudah mulai mendesain narkoba dalam berbagai bentuk untuk mengelabui petugas,” pungkasnya.