HARIANMEMOKEPRI.COM — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Nusantara Km 25, Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Selasa (15/7/2025) pagi.

Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha Fino dan mobil Toyota Avanza, yang menyebabkan satu orang mengalami luka berat.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Peristiwa itu baru dilaporkan ke kepolisian pada pukul 16.06 WIB di hari yang sama.

Kecelakaan ini melibatkan Muhammad Imran (49), pengemudi mobil Toyota Avanza BP 1806 TW merupakan warga Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur.

Imran diketahui berprofesi sebagai pegawai negeri sipil dalam insiden itu ia tidak mengalami luka.

Sementara itu, pengendara Yamaha Fino BP 5722 MB adalah Roni Satria (25), warga Kampung Sei Enam Laut, Kecamatan Bintan Timur.

Roni mengalami luka berat, berupa patah kaki sebelah kiri serta luka lecet di bagian kaki. Korban langsung dilarikan ke RSUD Kabupaten Bintan dan selanjutnya dirujuk ke RSUP Ahmad Tabib di Tanjungpinang untuk perawatan lebih lanjut.

Kasatlantas Polres Bintan Iptu Yelvis melalui Kasi Humas Iptu Hotma Panusuna Olver Lolo Bako, menyampaikan kejadian bermula saat mobil Toyota Avanza yang dikendarai Muhammad Imran melaju dari arah Tanjungpinang menuju Kijang.

“Di lokasi kejadian, sepeda motor Yamaha Fino yang dikendarai Roni Satria datang dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi, diduga hilang kendali, pengendara sepeda motor terjatuh dan terseret hingga menghantam bagian depan mobil Toyota Avanza,” ujarnya Rabu (16/7/2025).

Sementara itu posisi sepeda motor sebagian masuk ke kolong depan mobil, sementara korban terjatuh ke bahu jalan sebelah kiri dari arah Tanjungpinang menuju Kijang.

“Kami mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Fino dan satu unit mobil Toyota Avanza. Kerugian materil akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp2 juta,” jelas Iptu Hotma.

Saat peristiwa terjadi, kondisi cuaca di lokasi cerah dengan arus lalu lintas tergolong sepi. Jalan di lokasi kejadian dalam kondisi beraspal dan lurus.

Kasus ini saat ini masih dalam penanganan Satuan Lalu Lintas Polres Bintan guna proses lebih lanjut.