Ia menambahkan, berdasarkan laporan yang diterima, kapal berangkat dari Kampung Bugis Tanjungpinang menuju Pulau Pengibu pada 7 Maret 2026 pukul 14.00 WIB.

“Pada 8 Maret 2026 sekitar pukul 04.00 WIB, KM Makmur Jaya mengalami kemiringan akibat gelombang tinggi hingga akhirnya kapal terbalik,” ungkap Fazzli.

Dari total 29 ABK, sebanyak 20 orang berhasil bertahan di atas badan kapal. Mereka kemudian berhasil dievakuasi oleh Kapal Nelayan Sinar Abadi yang melintas di lokasi pada pukul 11.00 WIB.

“Sebanyak 20 orang ABK yang berada di badan kapal berhasil dievakuasi oleh kapal nelayan yang melintas,” terangnya.

Sementara itu, 9 orang ABK yang menggunakan sekoci penyelamat hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim SAR.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, tim SAR langsung melakukan koordinasi dengan berbagai unsur terkait, di antaranya Pos AL Kijang, Polsek Bintan Timur, BPBD Bintan, Polairud Bintan, serta Pos AL Berakit.

Pada pukul 21.30 WIB, Tim Rescue Pos SAR Batam bersama kru KN SAR Purworejo 101 yang berjumlah 22 personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian kecelakaan kapal (LKK) untuk melaksanakan operasi pencarian.