HARIANMEMOKEPRI.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Bintan Center Km 9, Kota Tanjungpinang, mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir.
Komoditas bahan pokok yang mengalami lonjakan harga di antaranya cabai rawit, cabai hijau, dan tomat.
Kenaikan harga tersebut dikeluhkan pedagang maupun masyarakat karena dinilai berdampak terhadap pengeluaran rumah tangga dan menurunnya daya beli warga.
Pedagang bahan pokok di Pasar Bintan Center, Ajuma, mengatakan harga cabai rawit kini mencapai Rp64 ribu per kilogram.
Sebelumnya, harga cabai rawit masih berkisar Rp55 ribu hingga Rp56 ribu per kilogram.
“Cabai rawit sekarang Rp64 ribu per kilogram, sebelumnya sekitar Rp55 ribu sampai Rp56 ribu,” kata Ajuma, Rabu (13/5/2026).
Ia menjelaskan, cabai hijau mengalami kenaikan paling signifikan. Harga sebelumnya hanya Rp20 ribu hingga Rp25 ribu per kilogram kini melonjak menjadi Rp40 ribu per kilogram.
Di sisi lain, harga cabai merah justru mengalami sedikit penurunan. Dari sebelumnya berada di kisaran Rp60 ribu hingga Rp62 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp58 ribu per kilogram.
Tak hanya cabai, harga tomat juga ikut naik dari Rp16 ribu hingga Rp18 ribu per kilogram menjadi Rp24 ribu per kilogram.
Sementara itu, harga wortel masih stabil di angka Rp16 ribu per kilogram dan bawang putih mengalami sedikit penurunan harga.
Menurut Ajuma, naiknya harga sejumlah komoditas diduga dipengaruhi pasokan barang dari daerah pemasok.
Sebagian cabai diketahui didatangkan dari Batam, sementara sebagian lainnya berasal dari pasar lokal di Tanjungpinang.
“Kemungkinan karena pasokan juga, ada yang dari Batam dan ada yang dari sini,” ujar Ajuma.
Selain harga naik, para pedagang juga mengeluhkan kondisi pasar yang sepi pembeli dalam lebih dari satu bulan terakhir.
Menurutnya, menurunnya daya beli masyarakat membuat aktivitas jual beli tidak seramai biasanya.
“Sekarang pembeli sepi, hampir semua pedagang mengeluh. Mudah-mudahan harga sembako cepat stabil lagi,” katanya.
Sementara itu, seorang warga bernama Nurashikin mengaku kenaikan harga bahan pokok cukup memberatkan masyarakat, terutama untuk kebutuhan dapur sehari-hari.
“Kalau harga terus naik tentu terasa sekali, karena kebutuhan dapur pasti dibeli setiap hari. Semoga harga bisa turun lagi,” ucapnya.

