HARIANMEMOKEPRI.COM — Walikota Batam Muhammad Rudi mendapatkan laporan dari perwakilan RT dan RW Kelurahan Kampung Pelita Kota Batam terkait Pembangunan Jalan Laksamana Bintan 

Laporan tersebut disampaikan mereka kepada Walikota Batam Muhammad Rudi pada saat silaturahmi bersama RT / RW dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Lubuk Baja sekaligus Penyerahan Insentif RT / RW Triwulan I (Periode Januari – Maret) 2023 di Ballroom Hotel Aston Pelita, Minggu (2/2023).

“Jalan Laksamana Bintan (Sei Panas), setahu kami merupakan proyek Kepri, semoga Pak Rudi nanti bisa menyelesaikan pembangunan itu,” ujar Jhoni PC salah satu perwakilan RT RW Kelurahan Kampung Pelita. 

Baca Juga: Operasi Pekat Seligi 2023, Polresta Tanjungpinang Temukan Pedagang Miras dan Kembang Api

Adapun, Jalan Laksamana Bintan ini terhubung dengan jalan Sriwijaya di Kampung Pelita, hanya terpisah terowongan. Untuk itu, Jalan Laksamana Bintan tersebut menjadi bagian akses warga setempat.

“Kalau Jalan Sriwijaya (proyek Pemko Batam) Alhamdulillah yang dulunya banyak kios, kini jalan terbentang lebar. Bedelau. Kami warga Kampung Pelita sangat mengapresiasi pembangunan yang dilakukan Pak Rudi,” terangnya.

Warga Batam menyayangkan pembangunan Jalan Laksamana Bintan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kepri di Batam. Pasalnya, jalan tersebut tak kunjung selesai.

Baca Juga: Gubernur Kepri Ansar Ahmad Kunjungi Kabupaten Lingga Dalam Agenda Safari Ramadhan

Senada hal tersebut, perwakilan RT dan RW Kelurahan Lubuk Baja Kota, Alfret Smung, mengucapkan terima kasih, pembangunan Kota Batam. Ia berharap, ke depan pembangunan ini tak hanya dirasakan masyarakat Batam saja.

“Selain itu kami juga sampaikan terima kasih hari ini adalah hari yang dinantikan para RT dan RW terkait pencairan insentif,” katanya.

Untuk diketahui, insentif yang diserahkan oleh Walikota Batam Muhammad Rudi ini sebesar Rp750 ribu setiap bulannya dan dilakukan pencairan per tiga bulan sekali. Sehingga, masing-masing RT dan RW pada periode ini menerima Rp2.250.000.

Baca Juga: Walikota Tanjungpinang Lakukan Safari Subuh di Masjid Al Hidayah Kampung Bangun Sari

Sementara itu, Walikota Batam, Muhammad Rudi, mengapresiasi kekompakan para RT dan RW serta tokoh masyarakat lainnya. Ia menyampaikan, kekompakan itu merupakan modal dirinya dalam membangun daerah.

“Batam harus menjadi kota modern. Dari RT dan RW, apa yang disampaikan merupakan komitmen bersama dalam membangun Batam dan mereka siap bersama pemerintah, ini sangat kuat sekali,” ucap Walikota Batam Muhammad Rudi.

Baca Juga: Polsek Bintan Utara berikan Pembinaan Kepada Remaja Yang Viral di Medsos Karena Perang Sarung

Terkait Jalan Laksamana Bintan, Walikota Batam Muhammad Rudi mengungkapkan bahwa dirinya belum memiliki wewenang menyelesaikan jalan tersebut.

Mengingat Jalan Laksamana Bintan merupakan kewenangan Provinsi Kepri. Apabila dibawah kewenangan Pemko Batam, dirinya bisa menyelesaikan permasalah tersebut.

“Saya taat azas dan taat hukum, jalan Laksamana Bintan merupakan kewenangan Provinsi Kepri, jika jalan tersebut masuk domain kewenangan di Kota Batam, saya sudah selesaikan hal tersebut beberapa tahun lalu. Dan saya jamin tidak akan berlarut-larut penyelesaiannya, karena sangat dibutuhkan masyarakat Batam,” pungkas Walikota Batam Muhammad Rudi yang juga sebagai Kepala Badan Pengusahaan Batam tersebut.***