Li Claudia juga mengingatkan bahwa pembangunan nasional tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata. Nilai kemanusiaan, keadilan, dan persatuan harus menjadi landasan utama dalam setiap kebijakan dan langkah pembangunan.
Dalam kesempatan yang sama, ia turut mendorong generasi muda untuk menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam praktik kehidupan sehari-hari, bukan hanya sebatas hafalan.
“Jangan pernah menjadikan Pancasila hanya sebagai hafalan. Jadikan Pancasila sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. Setiap kebijakan publik yang lahir harus mampu menghadirkan keadilan sosial dan keberpihakan kepada masyarakat,” ujarnya.
Upacara berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, serta para pelajar. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pemersatu bangsa.
Menutup amanatnya, Li Claudia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Indonesia.

