HARIANMEMOKEPRI.COM – Pemandangan spektakuler tersaji di Tebing Tanjung Momong, tepatnya di belakang RSUD Tipe C Kabupaten Kepulauan Anambas, Sabtu (15/8/2026).
Bendera Merah Putih berukuran 6 x 4 meter dikibarkan di medan tebing sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pengibaran bendera tersebut dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Anambas bersama Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Anambas.
Berbeda dari seremoni peringatan kemerdekaan pada umumnya, pengibaran Merah Putih di medan tebing ini sekaligus menjadi momentum mempererat kekompakan personel BPBD dan SAR selama ini bersinergi dalam penanganan bencana, kondisi kedaruratan, serta operasi pencarian dan pertolongan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, selaku ex officio Kepala BPBD Kabupaten Kepulauan Anambas.
Sahtiar mengapresiasi konsep pengibaran Merah Putih tersebut yang dinilainya berbeda dari kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI sebelumnya.
“Kami mengapresiasi kegiatan ini karena dilakukan dengan ide yang tidak biasa. Pengibaran Bendera Merah Putih di tebing seperti ini merupakan sesuatu yang baru dan pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Kepulauan Anambas,” ujar Sahtiar.
Menurutnya, kreativitas dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan perlu terus dikembangkan, selama tetap mengedepankan semangat kebersamaan dan nasionalisme.
“Yang terpenting adalah semangat kebersamaan dan nasionalismenya tetap terjaga,” katanya.
Sahtiar juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan instansi vertikal.
Kolaborasi lintas instansi, kata dia, menjadi salah satu bagian penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Ini merupakan wujud kolaborasi antara pemerintah daerah dan instansi vertikal. Semoga kekompakan dan sinergi ini selalu dijaga dengan baik,” ujarnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kepulauan Anambas, Rovaniyadi, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi seremoni peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan antara BPBD dan Pos SAR Anambas.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang pengibaran Bendera Merah Putih, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun kebersamaan dan kekompakan antarlembaga,” ujar Rovaniyadi.
Ia menjelaskan, BPBD dan Pos SAR memiliki tugas yang saling berkaitan, terutama dalam menghadapi bencana, situasi kedaruratan, serta pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.
“Kolaborasi yang kuat menjadi modal penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya ketika menghadapi situasi kedaruratan dan bencana,” katanya.
Sementara itu, Koordinator Pos SAR Anambas, Dwianto Bima Satria, mengatakan pemilihan medan tebing dalam kegiatan tersebut menggambarkan karakter personel SAR yang terbiasa bekerja di berbagai medan dan kondisi.
“Kami ingin memperingati kemerdekaan dengan cara yang berbeda, namun tetap memiliki nilai nasionalisme dan menggambarkan semangat personel SAR yang terbiasa bekerja di berbagai medan dan kondisi,” kata Bima.
Menurutnya, pengibaran Merah Putih di Tebing Tanjung Momong juga memiliki makna tentang keberanian, kerja sama, ketangguhan, dan semangat pantang menyerah.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi mampu menjadi pesan kepada masyarakat bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui pengabdian, kolaborasi, serta kesiapsiagaan dalam membantu sesama.
Pengibaran bendera berukuran 6 x 4 meter di Tebing Tanjung Momong pun menjadi simbol semangat nasionalisme dan kekompakan lintas instansi dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bagi personel BPBD dan Pos SAR Anambas, kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat untuk terus menjaga semangat pengabdian dan kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

