
Ia juga meminta Dinas Kesehatan dan pihak RSUD Palmatak untuk siaga penuh menghadapi lonjakan pasien yang terjadi secara mendadak.
Selain itu, Tetti mengingatkan pentingnya ketersediaan logistik medis pascakejadian. Ia menekankan agar tidak terjadi kekurangan obat-obatan dan perlengkapan medis.
“Saya minta stok obat, cairan infus, vitamin, dan perlengkapan medis lainnya segera dipastikan tersedia. Jangan sampai pelayanan terganggu karena kekurangan stok,” ujarnya.
Terkait penyebab kejadian, Tetti mendesak Pemerintah Daerah dan Badan Gizi Nasional untuk bersikap transparan kepada publik. Ia meminta hasil uji laboratorium dari BPOM Batam segera diumumkan setelah proses pemeriksaan selesai.

