Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya warga Jemaja, karena belum seluruh kebutuhan pembangunan dapat dipenuhi. Ia menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat berdampak pada keterbatasan APBD dan PAD, sehingga sejumlah program belum bisa dijalankan secara optimal. Meski begitu, pemerintah daerah terus melakukan koordinasi dan lobi ke pemerintah pusat agar Anambas tetap mendapatkan perhatian pembangunan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Aneng bersama Wakil Bupati Raja Bayu menyerahkan sejumlah bantuan yang bersumber dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas, Baznas Kepulauan Anambas, Medco Energy, serta CSR Bank Riau Kepri. Penyerahan dilakukan secara simbolis dan disaksikan unsur Forkopimda, Ketua DPRD Kepulauan Anambas, dan Sekretaris Daerah.
Bantuan dari Pemkab Kepulauan Anambas meliputi 21 pasang mukena untuk Masjid Jami Al-Hijrah, insentif imam masjid dan guru ngaji, serta bantuan operasional masjid. Sementara itu, Baznas Kepulauan Anambas bersama Medco Energy menyalurkan paket sembako bagi kaum duafa di wilayah Jemaja.

