Ia menambahkan, selain kualitas pekerjaan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3) juga menjadi perhatian utama di lapangan.

“Kami selalu mengingatkan para pekerja untuk disiplin mengikuti arahan pengawas dan menjaga keamanan. Tujuannya agar hasil proyek ini benar-benar maksimal dan bisa bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Rehabilitasi saluran irigasi ini diharapkan dapat memperlancar distribusi air ke lahan pertanian di Desa Bukit Padi.

Dengan demikian, produktivitas pertanian akan meningkat dan ekonomi masyarakat semakin kuat.

Program ini juga menjadi bukti nyata komitmen pemerintah pusat dalam mewujudkan visi Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah perbatasan.

“Pembangunan tidak boleh berhenti di kota besar saja. Desa-desa di ujung negeri seperti Bukit Padi juga berhak merasakan dampaknya,” tutup Dedi.

Dengan segera rampungnya proyek irigasi ini, para petani di Jemaja Timur menatap masa depan dengan optimisme baru sebuah langkah kecil yang membawa dampak besar bagi kemandirian pangan Indonesia.