HARIANMEMOKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas terus memperkuat upaya perlindungan kesehatan masyarakat melalui peningkatan kualitas pengawasan keamanan pangan.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, saat membuka Pelatihan Pengawasan Keamanan Pangan Siap Saji Berbasis Risiko bagi Tenaga Sanitasi Lingkungan Puskesmas se-Kabupaten Kepulauan Anambas di Batam, Rabu (3/6/2026).
Dalam sambutannya, Aneng menekankan bahwa keamanan pangan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan masyarakat.
Menurutnya, pangan siap saji yang tidak memenuhi standar keamanan berpotensi menimbulkan berbagai penyakit dan masalah kesehatan yang dapat merugikan masyarakat luas.
“Pengawasan keamanan pangan harus dilakukan secara terencana, sistematis, dan berbasis risiko agar potensi bahaya dapat dideteksi serta dicegah sejak dini,” kata Aneng di hadapan peserta pelatihan.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas Sahtiar, Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Anambas Nyi Sinta Aneng, serta Plt Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Kepulauan Anambas, Feri Oktavia.
Pelatihan juga menghadirkan narasumber dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Batam, Therecy Elly Yana, serta Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, Onella Mariska.
Selain itu, kegiatan turut didampingi Pengendali Mutu Pelatihan Yofhi Bachtiar dan panitia pelaksana Asrried Yustika Rini.
Aneng menjelaskan, tenaga sanitasi lingkungan memiliki peran penting dalam memastikan keamanan pangan di tengah masyarakat.
Selain melakukan pengawasan, mereka juga bertugas memberikan edukasi dan pembinaan kepada pelaku usaha maupun pengelola pangan siap saji agar selalu menerapkan standar higiene dan sanitasi yang baik.
Karena itu, ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan pelatihan tersebut untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi dalam menjalankan tugas pengawasan di wilayah kerja masing-masing.
“Peningkatan kemampuan tenaga sanitasi lingkungan merupakan investasi penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan perlindungan kesehatan masyarakat yang lebih optimal,” ujarnya.
Menurut Aneng, pelatihan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi antarpetugas kesehatan sekaligus berbagi pengalaman dalam menghadapi berbagai tantangan pengawasan keamanan pangan di lapangan.
Di akhir sambutannya, Bupati Anambas menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, termasuk para narasumber dan Bapelkes Batam sebagai fasilitator pelatihan.
Pemkab Anambas berharap melalui kegiatan ini tenaga sanitasi lingkungan di seluruh puskesmas semakin profesional dalam menjalankan tugasnya, sehingga mampu mendukung terciptanya pangan siap saji yang aman dan masyarakat yang lebih sehat serta produktif.

