“Kita harus tahu kesimpulan hidup. Kesimpulan hidup kita adalah pelayan. Jangan Bapak-Ibu bangga kita jadi pejabat, tapi kita harus mengerti bahwa kita adalah pelayan,” tegas Aneng.

Ia juga meminta anggota BPD yang telah lebih dahulu menjalankan tugas untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada anggota yang baru dilantik.

“Yang pertama adalah untuk negara atau pemerintah. Transferkan ilmu-ilmu yang banyak kepada adik-adik yang baru,” ujarnya.

Aneng menilai anggota BPD yang baru dilantik memiliki energi dan potensi besar untuk ikut mendorong kemajuan desa.

“Saya lihat Bapak itu yang ada di BPD baru ini pada muda, punya energi. Saya yakin dan percaya Bapak itu pasti bisa,” katanya.

Selain itu, Aneng berpesan agar anggota BPD tidak mudah tersinggung ketika menghadapi berbagai karakter masyarakat. Menurutnya, amanah yang telah diberikan harus dijalankan dengan keikhlasan.

“Jangan sedikit-sedikit tersinggung tetangga, itu tidak boleh. Karena kita sudah menerima amanah dan kita harus membalas itu dengan ibadah. Ikhlas saja bagi kita, ikhlas dengan semangat,” pesannya.