“Kita mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persaudaraan. Siapa pun yang berbeda pilihan, jangan sampai hubungan kekeluargaan dan silaturahmi menjadi renggang,” katanya.

Selain membahas Pilkades Serentak 2026 yang akan berlangsung di 22 desa, rapat juga membahas penguatan kelembagaan LAM di tingkat kecamatan serta sinergi program adat, agama, dan budaya Melayu bersama pemerintah.

Dato’ H. Ardan menegaskan LAM akan terus mendorong pelestarian nilai-nilai Melayu agar tidak hanya menjadi identitas, tetapi juga menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kita ingin nilai-nilai Melayu seperti sopan santun, gotong royong, musyawarah dan menjaga marwah kampung tetap hidup. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama, termasuk LAM dan pemerintah,” tuturnya.

Para camat dan Ketua LAM Kecamatan yang hadir menyatakan komitmen untuk terus membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dalam melestarikan nilai-nilai Melayu sekaligus menjaga kerukunan masyarakat di wilayah masing-masing.

Konsolidasi berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Pertemuan kemudian ditutup dengan diskusi serta makan bersama di LW Cafe/Rumah Makan Long Wardi, Payaklaman palmatak.