Ia menilai upaya membangun bangsa tidak hanya dilakukan melalui pembangunan infrastruktur maupun kebijakan pemerintah. Fondasi pembangunan manusia justru dimulai dari lingkungan keluarga.

“Rumah harus menjadi tempat pertama bagi seorang anak untuk mengenal kasih sayang, kejujuran, tanggung jawab, penghormatan dan persatuan. Dari keluarga yang kuat akan lahir masyarakat yang kuat, dan dari masyarakat yang kuat akan tumbuh bangsa yang kokoh,” katanya.

Ia menambahkan, keluarga mempunyai peranan penting dalam membentuk generasi penerus yang memiliki kecerdasan, karakter, kepedulian terhadap sesama serta rasa cinta terhadap bangsa dan negara.

Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Sinta Aneng juga mengajak masyarakat Anambas menjadikan semangat kemerdekaan sebagai kekuatan untuk mempererat gotong royong dan persaudaraan.

Menurutnya, keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa harus terus dirawat dengan semangat kebersamaan.

“Di tengah perbedaan, jangan sampai kita kehilangan persaudaraan. Indonesia dibangun bukan oleh satu orang atau satu kelompok, melainkan oleh kebersamaan. Karena itu, mari kita rawat persatuan sebagaimana kita menjaga sesuatu yang paling berharga dalam kehidupan kita,” pesannya.