
Bupati Aneng menegaskan bahwa pencegahan adalah kunci utama dalam menghadapi bencana hidrometeorologi.
“Mitigasi bencana tidak selalu harus menunggu kejadian. Langkah sederhana seperti menjaga kebersihan sungai dan drainase sangat penting untuk melindungi masyarakat dari dampak banjir,” ujar Bupati Aneng di sela-sela kegiatan.
Gotong royong ini melibatkan sinergitas lintas sektor yang solid. Tampak hadir jajaran TNI-Polri, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, dan Damkar, serta aparatur kecamatan, kelurahan, dan masyarakat setempat. Mereka bekerja sama mengangkat sedimen drainase dan memastikan saluran air berfungsi optimal.

