HARIANMEMOKEPRI.COM — Ustadz Jeffry Al Buchori telah berpulang kepangkuan Allah SWT beberapa waktu lalu, tapi setidaknya di masa hidup Ustadz Jeffry Al Buchori, dirinya memberi tiga pelajaran penting bagi banyak orang.
Pelajaran pertama adalah bahwa, jangan pernah mencemooh atau menganggap rendah orang lain, meski ia seorang pendosa.
Sebab sang pendosa pada akhirnya bisa jadi justru lebih baik dari yang menghina. Sebab lebih mulia, dan jauh lebih dicintai Tuhan, seorang ‘bekas pendosa’ yang bertaubat ketimbang ‘mantan orang baik’.
Kemudian, sesiapa yang kembali ke jalan-Nya lalu tetap istiqamah di jalan itu dapat meraih ‘akhir hidup yang indah’ (khusnul khatimah), dan terhindarkan dari akhir yang buruk (su’ul khatimah).
Itu dibuktikan lewat perjalanan hidup Ustadz Jeffry Al Buchori. Mantan penyanyi malam yang sempat terperosok pada penyalahgunaan narkoba itu nyatanya bisa bangkit dan malah berbalik 180 derajat, menjadi pemuda yang saleh, penyeru (da’i) kepada kebaikan, dan teladan bagi jutaan kaum muda.

