HarianMemoKepri.com, Tanjungpinang – Selama tujuh tahun mendirikan Usaha Kecil Menengah (UKM) percetakan plat motor milik Jupriyanto (36) yang bertempat di KM 9, diakui tidak pernah mendapatkan pembinaan maupun bantun dari Pemerintah Kota Tanjungpinang, Sabtu, (20/1). Pria yang memiliki dua anak ini, mengalami kesulitan dalam melanjutkan usahanya karena kurangnya perhatian pemerintah. “Mohon kepada Pemerintah setempat agar pedagang-pedagang kaki lima mendapatkan bantuan seperti yang lainnya,” ucap Jupriyanto kepada HarianMemoKepri.com. Dia berharap bantuan pemerintah akan menjadikan para pedagang lebih baik. “Dibantu agar menjadi lebih baik lagi,” katanya. Diketahui, Juprianto juga menghidupi keluarganya dengan usaha kecilnya tersebut.(Muhammad Ridwan)