HarianMemoKepri.com, Bintan – Adanya pembangunan jalan sepanjang lebih kurang empat kilo meter akan langsung berdampak pada peningkatan nilai ekonomi masyarakat.

“Minimal nanti sehari pendapatan satu keluarga akan meningkat dengan terbukanya jalan desa yang baru itu,” ujar Abdul Muin, (53), salah satu tokoh masyarakat Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebung, Kabupaten Bintan, Jumat, (19/2018).

Menurut dia, selain pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan, tokoh masyarakat itu mengatakan, masuknya TMMD mampu memberikan gairah ekonomi warga, seiring membaiknya akses jalan.

“Memang saya lihat program TMMD ini kan tidak asal-asalan, tapi dampaknya jelas,” kata dia.

Ina (40), salah satu pedagang klontongan di bilangan Jalan Desa Pengudang, mengakui peran besar dibukanya jalan baru di Desa Pengudang itu. “Paling dirasakan tentu jarak tempuh menjadi lebih singkat dari sebelumnya,” ujar dia.

Sejak mulai dibukanya jalur baru, meskipun belum utuh semua sebab masih dalam pengerjaan, omzet penjualan toko miliknya sudah naik hingga dua kali lipat. Jika sebelumnya ia hanya mendapatkan omzet penjualan Rp 80-150 ribu per hari, sesudah pembukaan jalan baru, nilai transaksinya naik menjadi Rp 200 ribu sampai Rp 250 ribu per hari.

“Kadang kalau lagi ramai ada acara bisa lebih, tapi namanya juga jualan,” ujar dia menikmati pembukaan jalan baru desa.

Bukan hanya itu, hasil panen bumi warga sekitar seperti kayu, singkong, padi dan umbi-umbian, lebih mudah dalam pendistribusian ke pasar.

Ia pun berharap, dengan adanya program TMMD dalam swakelola jalan desa dengan masyarakat menjadi lebih maju. “Kalau bisa jangan jalan baru saja (perbaikan), tapi jalan lama pun tolong diperbaiki agar transportasi lebih lancar,” pinta dia. (Red)