HARIANMEMOKEPRI.COM — Pernahkah kamu mengunjungi makam Sunan di Jawa atau makam Nabi Muhammad SAW? Jika ya, berikut ini adalah beberapa contoh wisata religi.

Secara sederhana, wisata religi berarti ziarah atau kunjungan seseorang maupun kelompok ke situs yang penting terkait dengan penyebaran suatu agama.

Bentuk situs wisata religi tersebut bisa bermacam-macam, mulai dari masjid, candi, arca, perhiasan, adat-istiadat, bahkan makam tokoh terkemuka.

Baca Juga: Klinik Helix Buka Lowongan Kerja di Batam, Cek Persyaratannya Disini

Tujuannya tentu bukan untuk meminta apapun, melainkan mempelajari bagaimana para pendahulu tumbuh menjadi pendakwah yang baik.

Kata wisata diserap dari bahasa Sansekerta, vis, yang bermakna masuk. Kemudian, kata tersebut diserap menjadi bahasa Jawa Kuno vicata, dan diartikan sebagai perjalanan atau mengunjungi objek wisata.

Umumnya, wisata religi merupakan sebuah perjalanan untuk mendapatkan kebahagiaan sekaligus ilmu. Sebab, selama mengunjungi situs sejarah, wisatawan akan menemui kisah mendalam di dalam sejarahnya serta tokoh yang berpengaruh di dalamnya.

Baca Juga: Ini 5 Alasan Pasangan Selingkuh, Satu Diantaranya Karena Kesepian, Cek Empat Lainnya

Wisata religi identik dengan kebiasaan umat Islam. Tetapi, saat ini pemaknaannya mulai meluas ke setiap umat beragama.

Liburan nggak melulu harus ke pantai, gunung, atau taman hiburan, lho. Sesekali, kamu bisa mempertimbangkan untuk pergi ke tempat yang terhubung dengan kepercayaanmu.

Dengan melakukan wisata religi, kamu mendapatkan dua hal, kebahagiaan dan rasa cinta kepada Tuhan. 

Baca Juga: 9 Rekomendasi Film Semi Jepang Dulu dan Sekarang, ada adegan ranjang, horor hingga komedi, khusus dewasa ya

Berikut ini rekomendasi wisata religi di Indonesia khususnya yang berada di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau 

Penyebaran Islam Makam Aulia Allah yang berada di Kota Batam Tanah Melayu Bumi Nusantara 

Dibawah ini wisata religi Auliya Allah dan lokasinya adalah sebagai berikut :

1. Syech Syarif “Ainun Nai’m Bin Maulana Ishaq (Sunan Thulup), WT 1503 M. (Lokasi di Pulau Thulup).

Baca Juga: Kepolisian Hong Kong Masih Menyelidiki Kasus Kematian Abby Choi Korban Mutilasi

 2. Syech Maulana Noh Maghrobi, WT 1006 M.(Lokasi di Pulau Thulup).

3. Makam Habib Hasan Al-Musawwa. (Lokasi di Pulau Thulup)

4. Syech Abu Uzza Al-Bagdady, WT 1223 M. (Lokasi di Pulau Belakang Padang)

5. Syech Lamparan, WT 1321 M. (Lokasi di Pulau Sambu).

Baca Juga: Group B Piala Asia U20 AFC 2023, Vietnam Unggul 1-0 Atas Australia

6. Syech Kauqusshobah, WT 976 M. (Lokasi di Sekupang)

7. Syech Sayyid Salman Sulaiman Al-Qurtuby, WT 1411 M. (Lokasi di Sekupang) 

8. Syech Abdurrahman Abdul Aziz(Tuan Guru Mufaham), WT 1807 M. (Lokasi di Sungai Lekop)

 9. Syech Mahmuddin Ali Zainuri, WT 1710 M.(Lokasi di Setoko).

Baca Juga: Group B Piala Asia U20 AFC 2023, Vietnam Unggul 1-0 Atas Australia

10. Syech Raden Cokro, WT 1607 M. (Lokasi di Nongsa)

 11. Syech Maulana Qurthuby AT-Taarimy, WT 1607 M. (Lokasi di PP. Nahrul Hikam Nongsa)

12. Syech Hang Sanah, WT 1503 M. (Lokasi di Bengkong Laut) 

13. Syechotina Aisyah Binti Sayyid Ja’far Umar Al-Bagdady (Nong Isah), WT 1371 M. (Lokasi di Melcem)

14. Syech Iskandar Marwah Atturky. (Lokasi di Pulau Galang Baru).

Baca Juga: Zakat Fitrah Wajib Dikeluarkan, Berikut 5 Tata Cara Pembayarannya

15. Syeckh Maulana Misbah Bahresy. (Lokasi di Bandara Hang Nadim)

 16. Syech Hadrowi Al-Bantani, WT 1002 H. (Lokasi di Bukit Mangsang Piayu)

17. Syeckhotina Syarifah Mahyan Sarroh Al-Yamani, WJ 1042 H. (Lokasi di Bukit Mangsang Piayu).

Baca Juga: Lafadz Niat Puasa Ramadhan beserta 5 Hal yang Dilakukan Selama Menjalankannya

 18. Syech Badar Muntoha Al-Makki. (Lokasi di Bukit Mangsang Piayu) 

19. Ratu Sun’i Syaroh Binti Maulana Ishaq.(Lokasi di Tiban Pelangi)

Ketika mengunjungi destinasi wisata religi, kamu akan dihadapkan pada cerita-cerita masa lalu ketika para penyebar agama berjuang. Dari sana kamu bisa belajar bersyukur dan sabar.

Mengunjungi objek wisata religi juga akan mendekatkan diri pada Tuhan. Maka, tidak ada salahnya kamu mengunjungi salah satu tempat di atas untuk menemukan kembali makna hidup agar kita mengetahui betapa besar semangatnya untuk berjuang dalam penyebaran agama islam didalam dan luar negeri terutama di Kota Batam dan di negara kita yang kita cintai ini yaitu Indonesia.***