HARIANMEMOKEPRI.COM — Komandan Kodim (Dandim) 0315/Tanjungpinang, Letkol Inf Abdul Hamid, S.I.P., menghadiri Rapat Evaluasi dan Percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tingkat Kota Tanjungpinang, Sabtu (27/9/2025).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, digelar di Restoran Soedoeng Remboelan, Jalan W.R. Supratman KM.9, Tanjungpinang.

Dalam sambutannya, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyampaikan apresiasi atas kehadiran para peserta rapat.

Ia menekankan pentingnya evaluasi dan sinkronisasi dalam pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut, sekaligus mengatasi kendala teknis di lapangan.

“Kita tidak boleh main-main dalam pelaksanaan MBG. Semua penyedia harus patuh pada aturan, terutama terkait standar kesehatan dan kebersihan,” kata Lis.

Beberapa hal yang dibahas mencakup pembinaan dan pengawasan Satuan Penyedia Program Gizi (SPPG), inspeksi kesehatan lingkungan, pelatihan higiene sanitasi bagi penjamah pangan, hingga langkah cepat penanganan jika terjadi keracunan.

Dandim 0315 Tanjungpinang Letkol Inf Abdul Hamid, menyatakan dukungan penuh jajaran TNI AD terhadap program nasional tersebut.

Program Makan Bergizi Gratis adalah bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap generasi penerus bangsa.

“Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait agar program ini berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran. Gizi yang baik akan melahirkan generasi sehat, cerdas, dan kuat,” ujarnya.

Hasil evaluasi menunjukkan, saat ini terdapat tujuh SPPG yang sudah beroperasi di Tanjungpinang dan satu lagi dalam tahap persiapan.

Namun, masih diperlukan perbaikan dalam hal sanitasi, kebersihan lingkungan, higiene personal, serta pengendalian limbah dan vektor penyakit.

Sebagai tindak lanjut, rapat merekomendasikan agar setiap SPPG wajib memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), menyimpan sampel makanan selama 2×24 jam, melakukan pemeriksaan kesehatan rutin bagi penjamah pangan, serta menyusun SOP keamanan pangan.

Sekolah maupun masyarakat penerima program juga diimbau membentuk Tim Pengawas Keamanan Pangan.

Rapat ini diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program MBG di Kota Tanjungpinang, khususnya bagi anak-anak sekolah sebagai penerima manfaat utama.