HARIANMEMOKEPRI.COM — Pemerintah Kota Tanjungpinang menerima penganugerahan Piala Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK) di Jakarta beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu kedatangan Piala Adipura ke 17 tahun 2024 disambut gembira oleh para petugas kebersihan di pelantaran Tugu Sirih Tepi Laut, Rabu (6/03/2024) sore.

Piala Adipura ini merupakan Adipura ke 17 sejak tahun 2003 silam. Tahun ini Anugerah piala Adipura ini diterima Kota Tanjungpinang pada tanggal 5 Maret dari KLHK

Hasan selaku Pj Walikota Tanjungpinang menyampaikan tanggal 5 Maret kemarin ia mengambil langsung Piala Adipura untuk Kategori kota sedang.

“Dari 7 Kabupaten/Kota di Provinsi Kepri, Kota Tanjungpinang yang mendapatkan Adipura. Dua Kabupaten/Kota Batam dan Karimun hanya mendapat sertifikat Adipura,” jelas Hasan.

Hasan mengatakan dari 514 Kabupaten/Kota di Indonesia yang di nilai KLHK terdapat 259 Kabupaten/Kota terpilih terdiri lima Adipura Kencana untuk Kota besar, 55 Kota sedang dan Kota Kecil serta Kota Besar.

“Ini merupakan apresiasi dan prestasi dari kolaborasi kerja integrasi seluruh masyarakat Tanjungpinang, termasuk OPD terkait khususnya petugas kebersihan dari semua lini. Tentu kita apresiasi dan harus kita pertahankan,” ujarnya

Selain Piala Adipura, Pemerintah Kota Tanjungpinang juga menerima penghargaan dari Kementerian Kesehatan yakni Tanjungpinang Bebas dari Frambusia (Penyakit tropis).

Hasan menuturkan Frambusia terdapat lima penyakit seperti penyakit kaki gajah, Frambusia cacingan, demam chikungunya.

“Kita sudah hilang itu (Penyakit_red) karena ini penyakit tropis dalam keadaan tertentu, jadi atensi WHO terkait penyakit ini harus menjadi atensi di semua daerah,” ungkap Hasan.

Penghargaan tersebut dari 129 Kabupaten/Kota yang menerima dari beberapa kategori yaitu bebas kaki gajah, sedangkan Tanjungpinang bebas dari Frambusia

Sementara Kabupaten/Kota lainnya menerima penghargaan bebas dari cacingan maupun bebas dari demam chikungunya.

“Tentu sekali lagi pola hidup bersih dan sehat itu kuncinya. Makanya kita melalui program pengentasan kemiskinan juga terus kita lakukan termasuk stunting,” pungkasnya.